23.3 C
Special Region of Papua
Kamis, April 3, 2025

Anggota DPRD Dogiyai Akulian Magai Sumbangkan Mobil untuk Tiga Gereja di Mapia Tengah

BACA JUGA

JAYAPURA ANGGREKPAPUA.COM  – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai, Akulian Magai, menyumbangkan sebuah mobil berwarna putih untuk tiga gereja di Distrik Mapia Tengah, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah. Tiga gereja penerima sumbangan tersebut adalah Jemaat Maranatha Diyouto, Jemaat Imanuel Waneuwo, dan Santo Petrus Diyeugi. Penyerahan mobil dilakukan dalam acara syukuran yang digelar di Kampung Piyakunu pada Minggu (16/2/2025) dan dihadiri ratusan masyarakat.

Saat menyerahkan mobil  Akulian Magai menegaskan bahwa sumbangan ini adalah bentuk nyata pengabdiannya kepada masyarakat.

“Mobil ini saya ambil dengan sistem kredit demi kepentingan masyarakat. Jika dalam lima tahun saya tidak melunasi, saya siap masuk penjara setelah masa jabatan saya berakhir. Mobil ini saya berikan untuk tiga gereja, yaitu Gereja Diyouto, Gereja Diyeugi, dan Gereja Waneuwo,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Akulian menjelaskan dua alasan utama di balik keputusannya membeli mobil tersebut. Pertama, masyarakat sering mengalami kesulitan transportasi, bahkan ketika mereka sanggup membayar. Banyak warga yang harus berjalan kaki berkilo-kilometer hanya untuk mencapai pusat kota atau pasar terdekat. Kedua, hasil bumi dari para mama-mama di kampung sering membusuk karena keterbatasan akses ke pasar, yang menghambat perekonomian lokal.

“Oleh karena itu, saya membeli mobil ini untuk antar-jemput masyarakat. Kunci mobil ini saya percayakan kepada seorang sopir, dan saya berpesan agar ia menjaga kepercayaan rakyat serta amanah yang saya berikan,” tambahnya.

sebelumnya kepada media ini Magai mengatakan, Sebagai anggota DPRD Kabupaten Dogiyai dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Dapil III yang mencakup Distrik Mapia, Mapia Tengah, Mapia Barat, dan Sukikai, Akulian Magai menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi rakyat. Ia berjanji akan terus bekerja keras untuk mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Dogiyai, terutama di daerah-daerah yang masih tertinggal.

“Ini adalah kesempatan emas. Saya tidak hanya berjanji, tetapi saya siap menjalankan tugas saya sebaik-baiknya. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Dogiyai, khususnya rakyat Diyeugi dan Piyakunu, yang telah memberi saya kesempatan ini,” ujarnya.

Akulian datang dengan moto dan visi unik: “Terpanggil untuk melayani, datang kosong, pulang kosong.” Ia menegaskan bahwa dirinya lahir untuk mengabdi kepada rakyat, dan jabatan yang diembannya saat ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Saya siap mencegah dosa Dogiyai,” tambahnya, menegaskan dedikasinya sebagai wakil rakyat. Pernyataan ini mencerminkan semangatnya dalam mengatasi berbagai tantangan sosial yang dihadapi oleh masyarakat Dogiyai, termasuk masalah pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan ekonomi.

Sebagai politisi dari Partai Hanura, Akulian menekankan bahwa jabatannya adalah amanah dari Tuhan melalui rakyat Dogiyai. Oleh karena itu, ia merasa memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk terus bekerja demi kesejahteraan masyarakat.

“Tentu ini adalah tanggung jawab besar yang harus saya jalankan dengan sungguh-sungguh. Saya akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat,” katanya.

Akulian juga mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaiannya sebagai anggota DPRD Dogiyai. Menurutnya, sejak Dogiyai dimekarkan pada 2008, belum pernah ada perwakilan dari suku Podeta yang menduduki jabatan di DPRD atau pemerintahan.

“Secara pribadi, saya merasa sangat bangga. Ini adalah sejarah bagi kami orang Podeta, karena sejak Dogiyai dimekarkan, belum ada satu pun dari kami yang menjadi pejabat, apalagi anggota DPRD. Ini adalah kesempatan emas yang Tuhan berikan kepada kami,” ucapnya.

Dengan komitmennya untuk melayani rakyat, Akulian Magai berharap dapat membawa perubahan nyata bagi masyarakat Dogiyai. Ia berjanji akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan infrastruktur, pendidikan, serta kesejahteraan ekonomi masyarakat di daerahnya.

Acara penyerahan mobil ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, pemuka agama, dan para pemuda setempat yang memberikan apresiasi atas langkah yang diambil oleh Akulian. Mereka berharap bahwa bantuan ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian, tetapi juga awal dari berbagai program pembangunan yang lebih besar di Dogiyai.

Dengan semangatnya untuk mengabdi, Akulian Magai membuktikan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal jabatan, tetapi juga tentang tindakan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. (*)

- Advertisement -spot_img

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

- Advertisement -spot_img
TRANSLATE »